Sejarah perkembangan SMK Perikanan dan Kelautan


2001  SMK Puger (kini lebih dikenal dengan nama SMK Kasiyan) yang berlokasi di daerah Kasiyan di bawah naungan yayasan Karya Bakti telah memiliki tiga program keahlian yaitu sekretaris, akuntansi, serta manajemen dan bisnis. Kepala SMK (saat itu Drs. H.M. Kuntjoro D., M.Si) berinisiatif membuka dua program keahlian baru yaitu nautika kapal penangkap ikan (NKPI) dan teknik pengolahan hasil perikanan (TPHP)
2003  terjadi pemisahan lembaga dengan terbentuknya yayasan baru yaitu yayasan pendidikan dan pondok pesantren Darsul Bihar. Pada tahun yang sama juga ditetapkan sebagai tahun pendirian yayasan dan akta penyerahan yayasan. Agar dirasa lebih fokus dalam mengembangkan dua program keahlian baru tersebut, yayasan ini mendirikan SMK Perikanan dan Kelautan Puger dan pindah lokasi di pondok pesantren Darul Muhibbin Puger (dekat
lapangan Puger).
2005  persiapan pendirian pesantren dan gedung SMK seluas kurang lebih 7140 m2, luas bangunan yang sudah ada 4 lokal seluas kurang lebih 324 m2 lokasi kurang lebih 1 km dari pantai / BPRPPI, dekat jalan raya Puger (Jalan Ahmad Yani 36 Puger Kulon) dan dekat dengan SMP Negeri 1 Puger.
2007  menambah 4 lokal (1 ruang kantor, 1 ruang kelas dan 2 ruang kelas dengan letak terpisah)
2008  pengembangan SMK Perikanan dan Kelautan Puger dengan membuka satu program keahlian lagi yaitu teknika kapal penangkap ikan (TKPI) serta membangun tiga lokal baru
2011  menambah satu lokal baru (dana bantuan dari propinsi)
2012 mendapat bantuan dana 1 miliar dari propinsi yang digunakan untuk menambah enam lokal baru, tempat taruna praktik berenang, serta pengadaan fasilitas untuk tiga program keahlian (NKPI, TPHP, dan TKPI). Membuka program pendidikan vokasi berkelanjutan (PVB) diploma 1 (D1) program keahlian TPHP dengan bekerja sama dengan Politeknik Negeri Jember serta memperoleh pengakuan penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 dengan Sertifikat No. 496720 QM08, Tanggal 31 Mei 2012 dari DQS.

Sejak berdiri pada tahun 2001 hingga 2012, SMK perikanan dan Kelautan Puger Jember  telah mencetak sekitar 600 alumni yang bekerja, kuliah ataupun berwirausaha di bidang perikanan dan kelautan ataupun nonperikanan dan kelautan, dan saat ini sedang mendidik 300an taruna-taruni. SMK perikanan dan Kelautan Puger Jember mempunyai 26 tenaga pendidik serta 5 tenaga kependidikan. Masing-masing ketua program studi juga memiliki sertifikat keterampilan sesuai dengan mata pelajaran produktif yang diampu. 
Sebagai lembaga pendidikan kejuruan, SMK perikanan dan Kelautan Puger Jember membuka 3 (tiga) program studi keahlian yaitu: Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI); Teknika Kapal Penangkap Ikan (TKPI); dan Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP).
1)   Nautika Kapal Penangkap Ikan  (NKPI)
  Tenaga kerja yang selesai menempuh program ini diharapakan memiliki sikap mental disiplin tinggi, ilmu pengetahuan dan ketrampilan teknik serta mampu menerapkan teknologi dalam kegiatan penangkapan ikan. Berkualifikasi menjadi nahkoda atau mualim dengan kewenangan dan kemampuan sebagai Ahli Nautika Kapal Penangkapan Ikan (siap ujian sertifikat ANKAPIN II)

2)   Teknika Kapal Penangkap Ikan (TKPI)
  Tenaga kerja yang selesai menempuh program ini diharapakan Memiliki sikap mental disiplin tinggi, memiliki ilmu pengetahuan dan ketrampilan teknik serta mampu menerapkan teknologi dalam kegiatan pengoperasian, perawatan dan perbaikan permesinan. Berkualifikasi menjadi kepala kamar mesin (KKM) dengan kewenangan dan kemampuan sebagai Ahli Teknik Kapal Penangkapan Ikan (siap ujian sertifikat ATKAPIN II)

3)   Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP)
Tenaga kerja yang selesai menempuh program ini diharapakan Memiliki sikap mental disiplin tinggi, memilki motivasi dan cinta profesi sebagai ahli tingkat madya dalam bidang penanganan dan pengolahan hasil perikanan. Memiliki ilmu pengetahuan dan ketrampilan teknis serta mampu menerapkan teknologi dalam penanganan dan pengolahan hasil perikanan berdasarkan konsep menajemen mutu terpadu. 

Sekolah ini telah membangun kerjasama dan kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta serta perusahaan industri di bidang perikanan dan kelautan. Instansi dan DU/DI tersebut antara lain Kementerian Kelautan Perikanan Republik Indonesia, Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Jawa Timur, Akademi Perikanan Sidoarjo, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Teknologi Surabaya, Politeknik Negeri Jember, PT Pudji Utami Jakarta (Konsultan Recruitment and Training), PT Kusuma Bahari Jaya Sidoarjo, PT Harini Jakarta, Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Surabaya, Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan (BP3) Bangsring Banyuwangi, Unit LPPMHP Banyuwangi, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Asosiasi Tuna Longline Indonesia, dan lain-lain.

1 komentar:

  1. apa ada contoh proposal pengadaan kapal pengangkap ikan buat praktek

    BalasHapus